Sunday, October 27, 2013

EKOLOGI DAN EKOSISTEM

Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Berasal dari kata Yunani oikos ("habitat") dan logos ("ilmu"). Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh Ernst Haeckel (1834 - 1914). Dalam ekologi, makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya.

Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktor abiotik antara lain suhu, air, kelembaban, cahaya, dan topografi, sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling memengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan.

Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling memengaruhi.
Ekosistem merupakan penggabungan dari setiap unit biosistem yang melibatkan interaksi timbal balik antara organisme dan lingkungan fisik sehingga aliran energi menuju kepada suatu struktur biotik tertentu dan terjadi suatu siklus materi antara organisme dan anorganisme. Matahari sebagai sumber dari semua energi yang ada. 

Ekosistem mengalami kerukan di akibatkan oleh beberapa faktor yaitu:
Faktor Alamiah 
Faktor alamiah merupakan penyebab kerusakan ekosistem yang terjadi murni karena musabab alam. Misalnya saja gempa bumi, terjadinya kebakaran hutan akibat cuaca, bajir, longsor, tsunami dan masih banyak lagi lainnya.
Faktor Manusia 
Manusia yang menebang hutan dengan ilegal , pembuangan limbah kimia sebarangan, pembakaran hutan , pemburuan hewan liar dapat mengakibatkan kerusakan ekosistem . berikut contoh video kerusakan lingkungan akibat ulah manusia

Komponen-komponen pembentuk ekosistem adalah:
Abiotik
Abiotik atau komponen tak hidup adalah komponen fisik dan kimia yang merupakan medium atau substrat tempat berlangsungnya kehidupan, atau lingkungan tempat hidup. Sebagian besar komponen abiotik bervariasi dalam ruang dan waktunya. Komponen abiotik dapat berupa bahan organik, senyawa anorganik, dan faktor yang memengaruhi distribusi organisme, yaitu:

  1. Suhu. Proses biologi dipengaruhi suhu. Mamalia dan unggas membutuhkan energi untuk meregulasi temperatur dalam tubuhnya.
  2. Air. Ketersediaan air memengaruhi distribusi organisme. Organisme di gurun beradaptasi terhadap ketersediaan air di gurun.
  3. Garam. Konsentrasi garam memengaruhi kesetimbangan air dalam organisme melalui osmosis. Beberapa organisme terestrial beradaptasi dengan lingkungan dengan kandungan garam tinggi.
  4. Cahaya matahari. Intensitas dan kualitas cahaya memengaruhi proses fotosintesis. Air dapat menyerap cahaya sehingga pada lingkungan air, fotosintesis terjadi di sekitar permukaan yang terjangkau cahaya matahari. Di gurun, intensitas cahaya yang besar membuat peningkatan suhu sehingga hewan dan tumbuhan tertekan.
  5. Tanah dan batu. Beberapa karakteristik tanah yang meliputi struktur fisik, pH, dan komposisi mineral membatasi penyebaran organisme berdasarkan pada kandungan sumber makanannya di tanah.
  6. Iklim. Iklim adalah kondisi cuaca dalam jangka waktu lama dalam suatu area. Iklim makro meliputi iklim global, regional dan lokal. Iklim mikro meliputi iklim dalam suatu daerah yang dihuni komunitas tertentu.
 
Biotik
Biotik adalah istilah yang biasanya digunakan untuk menyebut sesuatu yang hidup (organisme). Komponen biotik adalah suatu komponen yang menyusun suatu ekosistem selain komponen abiotik (tidak bernyawa). Berdasarkan peran dan fungsinya, makhluk hidup dibedakan menjadi dua macam, yaitu:

Heterotrof / Konsumen
Komponen heterotrof terdiri dari organisme yang memanfaatkan bahan-bahan organik yang disediakan oleh organisme lain sebagai makanannya . Komponen heterotrof disebut juga konsumen makro (fagotrof) karena makanan yang dimakan berukuran lebih kecil. Yang tergolong heterotrof adalah manusia, hewan, jamur, dan mikroba.

Pengurai / dekomposer
Pengurai atau dekomposer adalah organisme yang menguraikan bahan organik yang berasal dari organisme mati. Pengurai disebut juga konsumen makro (sapotrof) karena makanan yang dimakan berukuran lebih besar. Organisme pengurai menyerap sebagian hasil penguraian tersebut dan melepaskan bahan-bahan yang sederhana yang dapat digunakan kembali oleh produsen. Yang tergolong pengurai adalah bakteri dan jamur. Ada pula pengurai yang disebut detritivor, yaitu hewan pengurai yang memakan sisa-sisa bahan organik, contohnya adalah kutu kayu. Tipe dekomposisi ada tiga, yaitu:
  1. aerobik : oksigen adalah penerima elektron / oksidan
  2. anaerobik : oksigen tidak terlibat. Bahan organik sebagai penerima elektron /oksidan
  3. fermentasi : anaerobik namun bahan organik yang teroksidasi juga sebagai penerima elektron. komponen tersebut berada pada suatu tempat dan berinteraksi membentuk suatu kesatuan ekosistem yang teratur. Misalnya, pada suatu ekosistem akuarium, ekosistem ini terdiri dari ikan sebagai komponen heterotrof, tumbuhan air sebagai komponen autotrof, plankton yang terapung di air sebagai komponen pengurai, sedangkan yang termasuk komponen abiotik adalah air, pasir, batu, mineral dan oksigen yang terlarut dalam air.
Ketergantungan pada ekosistem dapat terjadi antar komponen biotik atau antara komponen biotik dan abiotic.
Antar komponen biotik
Ketergantungan antar komponen biotik dapat terjadi melalui:
  1. Rantai makanan, yaitu perpindahan materi dan energi melalui proses makan dan dimakan dengan urutan tertentu. Tiap tingkat dari rantai makanan disebut tingkat trofi atau taraf trofi. Karena organisme pertama yang mampu menghasilkan zat makanan adalah tumbuhan maka tingkat trofi pertama selalu diduduki tumbuhan hijau sebagai produsen. Tingkat selanjutnya adalah tingkat trofi kedua, terdiri atas hewan pemakan tumbuhan yang biasa disebut konsumen primer. Hewan pemakan konsumen primer merupakan tingkat trofi ketiga, terdiri atas hewan-hewan karnivora. Setiap pertukaran energi dari satu tingkat trofi ke tingkat trofi lainnya, sebagian energi akan hilang.
  2. Jaring- jaring makanan, yaitu rantai-rantai makanan yang saling berhubungan satu sama lain sedemikian rupa sehingga membentuk seperi jaring-jaring. Jaring-jaring makanan terjadi karena setiap jenis makhluk hidup tidak hanya memakan satu jenis makhluk hidup lainnya.
Antar komponen biotik dan abiotik
Ketergantungan antara komponen biotik dan abiotik dapat terjadi melalui siklus materi, seperti:
  1. siklus karbon
  2. siklus air
  3. siklus nitrogen
  4. siklus sulfur
Siklus ini berfungsi untuk mencegah suatu bentuk materi menumpuk pada suatu tempat. Ulah manusia telah membuat suatu sistem yang awalnya siklik menjadi nonsiklik, manusia cenderung mengganggu keseimbangan lingkungan.
Secara umum ada tiga tipe ekosistem, yaitu ekositem air, ekosisten darat, dan ekosistem buatan.
Akuatik (air)

Ekosistem sungai
Ciri-ciri ekosistem air tawar antara lain variasi suhu tidak menyolok, penetrasi cahaya kurang, dan terpengaruh oleh iklim dan cuaca. Macam tumbuhan yang terbanyak adalah jenis ganggang, sedangkan lainnya tumbuhan biji  Hampir semua filum hewan terdapat dalam air tawar. Organisme yang hidup di air tawar pada umumnya telah beradaptasi
Habitat laut (oseanik) ditandai oleh salinitas (kadar garam) yang tinggi dengan ion CI- mencapai 55% terutama di daerah laut tropik, karena suhunya tinggi dan penguapan besar. Di daerah tropik, suhu laut sekitar 25 °C. Perbedaan suhu bagian atas dan bawah tinggi, sehingga terdapat batas antara lapisan air yang panas di bagian atas dengan air yang dingin di bagian bawah yang disebut daerah termoklin.
Estuari (muara) merupakan tempat bersatunya sungai dengan laut. Estuari sering dipagari oleh lempengan lumpur intertidal yang luas atau rawa garam. Ekosistem estuari memiliki produktivitas yang tinggi dan kaya akan nutrisi. Komunitas tumbuhan yang hidup di estuari antara lain rumput rawa garam, ganggang, dan fitoplankton. Komunitas hewannya antara lain berbagai cacing, kerang, kepiting, dan ikan.
Dinamakan demikian karena yang paling banyak tumbuh di gundukan pasir adalah tumbuhan Ipomoea pes caprae yang tahan terhadap hempasan gelombang dan angin. Tumbuhan yang hidup di ekosistem ini menjalar dan berdaun tebal.
Sungai adalah suatu badan air yang mengalir ke satu arah Air sungai dingin dan jernih serta mengandung sedikit sedimen dan makanan. Aliran air dan gelombang secara konstan memberikan oksigen pada air. Suhu air bervariasi sesuai dengan ketinggian dan garis lintang. Ekosistem sungai dihuni oleh hewan seperti ikan kucing, gurame, kura-kura, ular, buaya, dan lumba-lumba.
Ekosistem ini terdiri dari coral yang berada dekat pantai. Efisiensi ekosistem ini sangat tinggi. Hewan-hewan yang hidup di karang memakan organisme mikroskopis dan sisa organik lainBerbagai invertebrata, mikro organisme, dan ikan, hidup di antara karang dan ganggang. Herbivora seperti siput, landak laut, ikan, menjadi mangsa bagi gurita, bintang laut, dan ikan karnivora. Kehadiran terumbu karang di dekat pantai membuat pantai memiliki pasir putih.
Kedalamannya lebih dari 6.000 m. Biasanya terdapat lele laut dan ikan laut yang dapat mengeluarkan cahaya. Sebagai produsen terdapat bakteri yang bersimbiosis dengan karang tertentu
Lamun atau seagrass adalah satu‑satunya kelompok tumbuh-tumbuhan berbunga yang hidup di lingkungan laut. Tumbuh‑tumbuhan ini hidup di habitat perairan pantai yang dangkal. Seperti hal­nya rumput di darat, mereka mempunyai tunas berdaun yang tegak dan tangkai‑tangkai yang merayap yang efektif untuk berbiak. Berbeda dengan tumbuh‑tumbuhan laut lainnya (alga dan rumput laut), lamun berbunga, berbuah dan meng­hasilkan biji. Mereka juga mempunyai akar dan sistem internal untuk mengangkut gas dan zat‑zat hara. Sebagai sumber daya hayati, lamun banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.

Terestrial (darat)
 Penentuan zona dalam ekosistem terestrial ditentukan oleh temperatur dan curah hujan Ekosistem terestrial dapat dikontrol oleh iklim dan gangguan. Iklim sangat penting untuk menentukan mengapa suatu ekosistem terestrial berada pada suatu tempat tertentu. Pola ekosistem dapat berubah akibat gangguan seperti petir, kebakaran, atau aktivitas manusia.
  
Hutan hujan tropis terdapat di daerah tropik dan subtropik. Ciri-cirinya adalah curah hujan 200-225 cm per tahun. Spesies pepohonan relatif banyak, jenisnya berbeda antara satu dengan yang lainnya tergantung letak geografisnya. Tinggi pohon utama antara 20-40 m, cabang-cabang pohon tinggi dan berdaun lebat hingga membentuk tudung (kanopi). Dalam hutan basah terjadi perubahan iklim mikro, yaitu iklim yang langsung terdapat di sekitar organisme.  Daerah tudung cukup mendapat sinar matahari, variasi suhu dan kelembapan tinggi, suhu sepanjang hari sekitar 25 °C. Dalam hutan hujan tropis sering terdapat tumbuhan khas, yaitu liana (rotan) dan anggrek sebagai epifit. Hewannya antara lain, kera, burung, badak, babi hutan, harimau, dan burung hantu.
Sabana dari daerah tropik terdapat di wilayah dengan curah hujan 40 – 60 inci per tahun, tetapi temepratur dan kelembaban masih tergantung musim. Sabana yang terluas di dunia terdapat di Afrika; namun di Australia juga terdapat sabana yang luas. Hewan yang hidup di sabana antara lain serangga dan mamalia seperti zebra, singa, dan hyena.
Padang rumput terdapat di daerah yang terbentang dari daerah tropik ke subtropik. Ciri-ciri padang rumput adalah curah hujan kurang lebih 25-30 cm per tahun, hujan turun tidak teratur, porositas (peresapan air) tinggi, dan drainase (aliran air) cepat. Tumbuhan yang ada terdiri atas tumbuhan terna (herbs) dan rumput yang keduanya tergantung pada kelembapan. Hewannya antara lain: bison, zebra, singa, anjing liar, serigala, gajah, jerapah, kangguru, serangga, tikus dan ular.
Gurun terdapat di daerah tropik yang berbatasan dengan padang rumput. Ciri-ciri ekosistem gurun adalah gersang dan curah hujan rendah (25 cm/tahun). Perbedaan suhu antara siang dan malam sangat besar. Tumbuhan semusim yang terdapat di gurun berukuran kecil. Selain itu, di gurun dijumpai pula tumbuhan menahun berdaun seperti duri contohnya kaktus, atau tak berdaun dan memiliki akar panjang serta mempunyai jaringan untuk menyimpan air. Hewan yang hidup di gurun antara lain rodentia, semut, ular, kadal, katak, kalajengking, dan beberapa hewan nokturnal lain.
Hutan gugur terdapat di daerah beriklim sedang yang memiliki empat musim, ciri-cirinya adalah curah hujan merata sepanjang tahun. Jenis pohon sedikit (10 s/d 20) dan tidak terlalu rapat. Hewan yang terdapat di hutam gugur antara lain rusa, beruang, rubah, bajing, burung pelatuk, dan rakun (sebangsa luwak).
Taiga terdapat di belahan bumi sebelah utara dan di pegunungan daerah tropik, ciri-cirinya adalah suhu di musim dingin rendah. Biasanya taiga merupakan hutan yang tersusun atas satu spesies seperti konifer, pinus, dan sejenisnya. Semak dan tumbuhan basah sedikit sekali, sedangkan hewannya antara lain moose, beruang hitam, ajag, dan burung-burung yang bermigrasi ke selatan pada musim gugur.
Tundra terdapat di belahan bumi sebelah utara di dalam lingkaran kutub utara dan terdapat di puncak-puncak gunung tinggi. Pertumbuhan tanaman di daerah ini hanya 60 hari. Contoh tumbuhan yang dominan adalah sphagnum, liken, tumbuhan biji semusim, tumbuhan perdu, dan rumput alang-alang. Pada umumnya, tumbuhannya mampu beradaptasi dengan keadaan yang dingin.
Karst berawal dari nama kawasan batu gamping di wilayah Yugoslavia. Kawasan karst di Indonesia rata-rata mempunyai ciri-ciri yang hampir sama yaitu, tanahnya kurang subur untuk pertanian, sensitif terhadap erosi, mudah longsor, bersifat rentan dengan pori-pori aerasi yang rendah, gaya permeabilitas yang lamban dan didominasi oleh pori-pori mikro. Ekosistem karst mengalami keunikan tersendiri, dengan keragaman aspek biotis yang tidak dijumpai di ekosistem lain.

Buatan

Sawah merupakan salah satu contoh ekosistem buatan
Ekosistem buatan adalah ekosistem yang diciptakan manusia untuk memenuhi kebutuhannyaEkosistem buatan mendapatkan subsidi energi dari luar, tanaman atau hewan peliharaan didominasi pengaruh manusia, dan memiliki keanekaragaman rendah. Contoh ekosistem buatan adalah:
Ekosistem kota memiliki metabolisme tinggi sehingga butuh energi yang banyak. Kebutuhan materi juga tinggi dan tergantung dari luar, serta memiliki pengeluaran yang eksesif seperti polusi dan panas.
Ekosistem ruang angkasa bukan merupakan suatu sistem tertutup yang dapat memenuhi sendiri kebutuhannya tanpa tergantung input dari luar. Semua ekosistem dan kehidupan selalu bergantung pada bumi.


SUMBER REFERENSI :

PENCEMARAN LINGKUNGAN

 Pencemaran
Pencemaran merupakan kemasukan bahan pencemar seperti bahan kimia, hingar, haba, cahaya dan tenaga ke dalam alam sekitar yang mengakibatkan kesan yang memusnahkan sehingga membahayakan kesihatan manusia, mengancam sumber alam dan ekosistem, serta mengganggu ameniti dan kenggunaan halal alam sekitar.

Takrifan pencemaran yang lebih bermaklumat adalah menurut Akta Kualiti Alam Sekitar 1974 yang menyatakan bahawa pencemaran adalah sebarang perubahan sama ada secara langsung atau tidak langsung kepada sifat-sifat fizik, kimia, biologi atau aras sinaran mana-mana bahagian alam sekeliling dengan melepaskan, mengeluarkan atau meletakkan buangan hingga menjejaskan keguanaan-kegunaan berfaedah, yang menimbulkan sesuatu keadaan berbahaya atau mungkin berbahaya kepada kesihatan, keselamatan atau kebajikan awam atau organisma-organisma lain, tumbuhan dan hewan.

Bentuk pencemaran
  • PENCEMARAN UDARA
Pencemaran udara, yaitu pembebasan bahan kimia berbahaya atau benda asing lain ke dalam atmosfera. Contoh-contoh bahan pencemar termasuk karbon monoksida, sulfur dioksida, klorofluorokarbon (CFC), nitrogen dioksida yang dikeluarkan oleh kenderaan dan kilang industri serta pembakaran terbuka seperti pembakaran hutan dan pembakaran sampah sarap dapat mengundang pelbagai ancaman persekitaran . 

Punca-punca Pencemaran Udara Dan Langkah Mengatasinya

Baru-baru ini, negara kita dilanda jerebu yang teruk akibat pembakaran ladang kelapa sawit di negara Indonesia (selatan Sumatera dan Riau). Sebenarnya jerebu ini adalah satu fenomena pencemaran udara. Banyak punca yang menyebabkan pencemaran udara. Antaranya ialah:
 
1. Pembebasan asap kilang yang mengandungi gas-gas beracun seperti karbon dioksida, karbon monoksida dan nitrogen oksida.Asap yang dikeluarkan juga bewarna hitam dan berjelaga yang boleh mencemarkan udara persekitarannya.
 
Langkah mengatasi : Meninggikan serombong asap sehingga 30 meter dan meletak penapis asap. Dengan ini asap yang dibebaskan telah dirawat. Pihak pengilang yang engkar, boleh diambil tindakan undang-undang seperti denda dan penjara.
 
2. Pembebasan asap kenderaan bermotor. Kenderaan awam seperti bas, lori dan teksi menggunakan minyak diesel kerana harganya yang lebih murah. Namun penggunaan minyak diesel ini menyebabkan asap yang terhasil dan dibebaskan adalah bewarna hitam dan mencemarkan udara, disamping baunya yang menyakitkan hidung.
 
Langkah mengatasi : Menggalakkan penggunaan petrol tanpa plumbun dan memasang alat catalytic converter pada enjin kenderaan untuk mengurangkan pengeluaran asap. Di Kuala Lumpur, penggunaan kereta api elektrik seperti LRT, ERL, Komuter dan Monorel berjaya mengurangkan pencemaran udara. Ini kerana kereta api elektrik ini merupakan sistem pengangkutan yang bersifat mesra alam sebab tidak mengeluarkan asap hitam!
 
3. Pembakaran bahan api fosil di stesyen jana kuasa elektrik terma. Apabila bahan api fosil yang terdiri dari petrolium, gas asli dan arang batu dibakar, asap hitam akan dilepaskan di stesyen jana kuasa berkenaan. Contohnya, pencemaran udara di Paka dan Bintulu  adalah kerana pembakaran gas asli di stesyen jana kuasa terma di Paka dan Bintulu.
 
Langkah mengatasi : Penggunaan tenaga alternatif yang mesra alam seperti kuasa hidro elektrik, biomas dan tenaga suria.  Negara kita telah menuju ke arah ini apabila beberapa pusat tenaga suria telah dibina di Teluk Ewa, Langkawi dan Ulu Tembeling, Pahang.
 
4. Pembakaran jerami di kawasan pertanian padi sawah. Bagi menjimatkan kos, kebanyakan pesawah membakar jerami padi setelah musim menuai. Keadaan ini menyebabkan pencemaran udara di kawasan tersebut seperti yang sering berlaku di Dataran Kedah dan Dataran Kelantan suatu ketika dahulu.
Langkah mengatasi : Sisa pertanian seperti jerami padi boleh dijadikan sumber untuk tenaga biomas seperti yang digunakan oleh Kilang Beras di Alor Setar.
 
5. Pembakaran ladang kelapa sawit sebagaimana yang dilakukan oleh pemilik ladang di Sumatera dan Riau baru-baru ini. Kesannya bukan hanya menyebabkan pencemaran udara tetapi juga kejadian jerebu yang amat teruk.
Langkah mengatasi: Hampas kelapa sawit boleh dikitar semula seperti dijadikan baja kompos dan makanan ternakan. Lidinya boleh dijadikan penyapu.
 
6. Pembakaran terbuka di kawasan perumahan. Walaupun kegiatan ini tidak melibatkan kawasan yang luas, tetapi telah menyebabkan pencemaran udara di kawasan perumahan berkenaan.
 
Langkah mengatasi : Pihak Berkuasa Tempatan (PBT) telah menetapkan hari-hari tertentu untuk mengangkut bahan-bahan buangan pepejal di kawasan perumahan. Diharap usaha ini dapat mengurangkan pembakaran terbuka yang dilakukan oleh penduduk perumahan 
  • PENCEMARAN AIR 
Pencemaran air, seperti kebocoran dan pembuangan bahan kimia ke dalam sumber air atau fenomena eutropikasi, hingga mengubah kandungan, keadaan dan warnanya sama ada dari segi biologi, kimia atau fizik.
Ada beragam tindakan lain selain tindakan preventif yang bisa kita lakukan. Berikut ini beberapa tindakan yang dapat kita lakukan oleh masyarakat sebagai Cara mengatasi pencemaran air , yaitu:
  • Gunakan air dengan bijaksana. Kurangi penggunaan air untuk kegiatan yang kurang berguna dan gunakan dalam jumlah yang tepat.
  • Kurangi penggunaan detergen. Sebisa mungkin pilihlah detergen yang ramah lingkungan dan dapat terurai di alam secara cepat.
  • Kurangi konsumsi obat-obatan kimia berbahaya. Obat-obatan kimia yang berbahaya seperti pestisida, dan obat nyamuk cair merupakan salah satu penyebab rusaknya ekosistem air
  • Tidak menggunakan sungai untuk mencuci mobil, truk, dan sepeda motor.
  • Tidak menggunakan sungai untuk wahana memandikan hewan ternak dan sebagai tempat kakus.
  • Jangan membuang sampah rumah tangga di sungai/danau. Kelola sampah rumah tangga dengan baik dan usahakan menanam pohon di pinggiran sungai/danau.
  • Sadar akan kelangsungan ketersediaan air dengan tidak merusak atau mengeksploitasi sumber mata air agar tidak tercemar. 
  • Mengoptimalkan pelaksanaan rehabilitasi lahan kritis yang bertujuan untuk meningkatkan konservasi air bawah tanah
  • Menanggulangi kerusakan lahan bekas pembuangan limbah B3.
 
  • PENCEMARAN TANAH  
Pencemaran tanah, yaitu peresapan bahan kimia bahaya seperti logam berat, hidrokarbon dan racun serangga ke dalam tanah, sehingga terjadinya pertukaran warna, kesuburan dan hakisan.
Pencemaran tanah disebabkan oleh hasil pembuangan limbah yang mengandung bahan-bahan anorganik yang sukar terurai dalam tanah seperti plastik, kaca, dan kaleng. Bahan-bahan ini sukar diuraikan oleh organisme dan mengakibatkan produktivitas tanah akan berkurang.
Jika limbah atau sampah yang dibuang mudah terurai oleh mikroorganisme, bahan-bahan itu akan mengalami proses pembusukan kemudian terurai dan menyatu dengan tanah sehingga tidak menimbulkan pencemaran. 

Dampak langsung akibat limbah yang dirasakan manusia adalah timbulnya bau yang tidak sedap dan kotor. Dampak yang tidak langsung diantaranya tempat pembuangan limbah dapat menjadi tempat berkembangnya organisme penyebab penyakit. Organisme ini dapat menyebabkan pernyakit ataupun hanya sebagai vektor (pembawa) penyakit yang merugikan manusia. Adapun penyakit yang dapat berkembang pada daerah berlimbah yang tidak terjada sanitasinya seperti pes, kaki gajah, malaria, demam berdarah ataupun penyakit yang lain.

Penyebab pencemaran tanahdiantaranya sampah-sampah anorganik yang tidak dapat diuraikan oleh bakteri. Upaya untuk mengurangi penumpukan sampah adalah dengan melakukan daur ulang sampah anorganik.

Cara Menanggulangi Pencemaran Tanah
Limbah domestik yang berjumlah sangat banyak memerlukan penanganan khusus agar tidak mencemari tanah. Pertama sampah tersebut kita pisahkan ke dalam sampah organik yang dapat diuraikan oleh mikroorganisme (biodegradable) dan sampah yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme (nonbiodegradable). Oleh karena itu, sangatlah bijaksana jika setiap rumah tangga dapat memisahkan sampah atau limbah atas dua bagian yakni organik dan anorganik dalam dua wadah yang berbeda sebelum diangkut ketempat pembuangan akhir.
  • PENCEMARAN RADIOAKTIF
 Pencemaran radioaktif, yaitu pelepasan bahan radioaktif ke dalam alam sekeliling.
  •  PENCEMARAN BUNYI
Pencemaran bunyi yang disebabkan hingar jalan raya, pesawat dan industri, biasanya melebihi 80 dB.kai hendsome
  • PENCEMARAN CAHAYA
Pencemaran cahaya yang disebabkan penyinaran (iluminasi) lebihan, lazimnya di bandar besar.
  • PENCEMARAN TERMA
Pencemaran terma, yaitu perubahan suhu akibat kegiatan manusia, seperti penggunaan air sebagai bahan pendingin dalam jana kuasa elektrik.
  • PENCEMARAN VISUAL
Pencemaran visual, yaitu pemusnahan alam fizikal dan penghakisan keindahan alam. Ia termasuk sampah terbiar dan papan iklan.



sumber referensi : 


Monday, October 7, 2013

KUMPULAN HADITS

Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah bersabda, “Bukanlah orang yang kuat itu yang dapat membanting lawannya, kekuatan seseorang itu bukan diukur dengan kekuatan tetapi yang disebut orang kuat adalah orang yang dapat menahan hawa nafsunya pada waktu marah.”
(Bukhari – Muslim)


 Abu Ayyub r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, “Tidak dihalalkan bagi seorang Muslim memboikot (memusuhi) saudaranya sesama Muslim lebih dari tiga hari. Keduanya berpapasan lalu yang satu berpaling dan yang lain berpaling.Dan sebaik-baik keduanya ialah yang lebih dahulu memberi salam.”
(Bukhari – Muslim)


 “Sesungguhnya lelaki yang paling dibenci Allah ialah yang paling sangat gigih dalam permusuhan.”
(Bukhari – Muslim, Tirmidzi dan Nasai)


 “Dua doa yang tidak pernah ditolak; doa pada waktu adzan dan doa pada waktu kehujanan”. [Mustadrak Hakim dan dishahihkan oleh Adz-Dzahabi 2/113-114. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahihul Jami' No. 3078].
 

Dari Aisyah bahwasanya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dahulu apabila melihat hujan beliau berdo’a:
ALLAHUMA SHOYYIBAN NAA FI’AN (Ya Allah, jadikanlah (hujan ini) hujan yang bermanfaat) [HR.Bukhari]


 Dari Abu Hurairah r.a. berkata: Seseorang datang kepada Rasulullah saw lalu bertanya, “Ya Rasulullah, sedekah manakah yang lebih besar pahalanya? Rasulullah saw menjawab, “Bersedekah dalam keadaan sehat sedang engkau amat sayang kepada harta tersebut, takut miskin dan mengharapkan kekayaan. Oleh sebab itu jangan menunda-nunda sehingga apabila ruh (nyawa) sudah sampai di tenggorokan (hampir mati) lalu engkau berwasiat untuk si fulan sekian, untuk si fulan sekian.”
(Bukhari – Muslim)

SUMBER REFERENSI:
http://tarbiahmoeslim.wordpress.com/hadits-shahih/ 

Wednesday, June 19, 2013

tugas IBD KEGELISAHAN DAN HARAPAN

nama: SARDI  IRFANSYAH
kelas : 1IB03
NPM: 16412848


KEGELISAHAN
      
Saya pernah mengalami kegelisahan yaitu ketika saya menghadapi ujian , terutama ketika menunggu hasil ujiannya. hasil ujian . saya mencoba untuk bersabar dan berserah diri kepada ALLAH dan juga berdo'a agar mendapatkan nilai yang bagus. pada akhirnya ketika pengumuman nilai UN saya akhirnya  lulus ujian dan saya bersyukur kepada ALLAH. ketika medapatkan masalah besarpun saya pernah merasa gelisah, namun saya tetap percaya bahwa setiap ada masalah pasi ada jalan untuk menghadapinya. ketakutan, kegelisahan dan kekurangan merupakan cobaan bagi kita untuk menguji seberapa kuat iman kita.
Cara mengatasi Kegelisahan:
ketika kita gelisah , kita tidak boleh mudah putus asa dan emosi. kita harus menghadiapi kegelisahan dengan motivasi dan juga semanga agar tidak dapat berakibat fatal bagi kehidupan kita. apabila kita selalu memikirkan kegelisahan kita secara berlebihan maka akan membuat kita stres bahkan mengakibatkan kita gangguan jiwa.
    
HARAPAN

 Waktu saya SD saya pernah memiliki harapan ingin mendapatkan peringkat 1 dan mendapatkan piala dalam perlombaan dan masih banyak lagi. SD saya yaitu SD Negeri 04 Pagi Jakarta utara(Sukapura). awalnya memang saya masih malas dan sering bermain . ketika kelas 2 semester 1 saya mendapatkan peringkat ke 9 dan semester 2 juga saya mendapatkan peringkat 9, mungkin karena saya lebih menyukai pelajaran matematika, dan nilai maematika saya juga lemayan bagus. ketika kelas 3 sampai kelas 6 saya tidak mendapatkan peringkat 10 besar, mungkin akibat dari saya tidak mendengarkan perintah orang tua saya untuk rajin belajar dan juga karena saya sering melawan orang tua. ketika SD saya juga jarang diberikan uang jajan tapi Alhamdulillah semakin lama saya justru mendapatkan uang jajan, dan bahkan terus meningkat, saya berfikir itu adalah akibat saya berusaha menjadi lebih baik dan juga memperbaiki pengetahuan agama saya.
 Saya pernah juara ke 3 sebanya 2 kali dalam lomba tenis meja antar SD, lawannya yaitu SD Negeri 01 Pagi Jakarta Utara (Sukapura), SD Negeri 06 (sukapura) , SD Negeri 05 pagi (sukapura) bersebelahan dengan SD saya, dan ada lagi SD lainnya yang ikut lomba. piala yang saya dapat pada akhirnya taruh di SD saya , sebagai kenang -kenangan dari saya dan juga SD saya.
 Ketika lulusan SD saya memiliki harapan ingin masuk ke SMP favorit seperti SMP  30 Jakarta, SMP 231 Jakarta, namun Alhamdulillah tidak kesampaian. Pada akhirnya saya sekolah di MTs. YURJA (Yayasan Umdatur Rasikhien Jakarta). Di sekolah ini lah saya mengalami banyak perubahan , bahkan menurut saya merupakan perubahan drastis, oleh sebab itulah saya bersyukur saya masuk kesekolah ini walau awalnya saya maunya kesekolah yang lain. ketika kelas 7 atau 1 MTs, semester 1 saya medapatkan peringkat 3 dan semester 2 saya mendapatkan peringkat ke 2 di kelas 7-8 , walapun katanya kelas yang kurang baik karena banyak yang nakal dan nilainya juga kurang dibanding kelas lain, tapi karena itulah saya mau membuktikan bahwa tidak semua dikelas saya orangnya tidak baik dan nilainya kurang bagus, alhamdulillah perlahan-perlahan saya mengalami peningkatan , walaupun awalnya saya merasa banyak saingan. Saya juga termotivasi memasuki kelas unggulan karena ada teman SD saya , ketika kelas 8 saya memasuki kelas 8-2(kelas yang cukup baik). pas dikelas inilah saya mendapatkan peringkat ke 1 ketika semester 1 dan pada akhirnya saya dipindahkan kekelas 8-6 yang merupakan kelas unggulan, tapi ketika saya memasuki kelas unggulan ternyata temen saya sudah pindah kesekolah lain dan karena ini ,mungkin mengakibatkan peringkat saya turun. ketika semester 2 saya malah mendapat peringkat kalau ga salah belasan, mungkin juga karena saingannya pun banyak. ketika saya dikelas unggulan pun saya mengikuti kejuaran, kalau ga salah namanya summer camp yaitu tentang perkemahan yang dibuat dalam beberapa kelompok, namun terdapat perlombaan tentang matematika, seperti menyusun kata namun caranya harus menghitung dulu soal dalam setiap huruf yang berhubungan dengan matematika, ada juga menghitung ketinggian benda, hanya dengan melihat bayangannya dan banyak lagi. perlombaan ini diikuti berbagai sekolah se- Jakarta timur. Pada perlombaan ini saya kelompok saya tidak menang, tapi saya merasa bangga telah terpilih untuk mengikuti perlombaan tersebut dan menambah pengalaman saya dalam mengikuti perlombaan. ketika kelas 9 saya juga tidak mendapatkan peringkat 10 besar, mungkin karena saya makin malas dan juga kurang motivasi.
 Ketika Ujian Nasional saya mendapatkan nilai rata-rata yang mendekati 7, tapi alhamdulillah saya mengerjakan dengan berusaha jujur dan tidak mencontek. pada akhirnya saya masuk  ke SMA Negeri 72 Jakarta Utara (Kelapa Gading) . ketika kelas X-1, kalau ga salah kata walikelas saya , saya  mendapat peringkat ke-1, sebenernya kalau dirapot ga ditulis peringkatnya. nah dikelas ini saya banyak memiliki teman yang baik, X-1 (SEPATU). ketika saya kelas XI IPA 2 saya mengikuti berbagai perlombaan seperti lomba Debat Pajak yang diadakan oleh STIAMI yang dikuti oleh SMA LABSHCOOL, SMA 83 JAKARTA, SMA 80 JAKARTA dan lain-lain. diperlombaan ini saya menjadi juara 3,  yang waktu itu dilaksanakan di kantor Derektorat Jendral Pajak . ketika kelas XI saya juga ikut dalam kegiatan JAKARTA STOP AIDS yang dilaksanakan dengan YCAB dan Uniliver. dalam kegiatan ini saya menjadi Duta JAKARTA STOP AIDS perwakilan dari sekolah saya.

Cara Agar Cita-cita Tercapai:
  • selalu berfikir positif dan tidak mudah putus asa, yakin segala sesuatu pasti ada jalan keluarnya.
  • bersabar dalam meraih cita-cita , karena dalam meraih cita cita dibutuhkan proses.
  •  selalu berdo'a dan memohon kepada ALLAH agar apa yang kita inginkan tercapai, namun lebih baik meminta diberikan yang terbaik, karena belum tentu apa yang kita harapkan akan tercapai.
  • berani dalam berbuat sesuatu yang positif dan mampu mengembangkan kemampuan kita
  • aktif dalam berorganisasi
  • berusaha dalam mengatasi kekurangan kita.

Wednesday, May 8, 2013

MANUSIA DAN HARAPAN


Waktu saya SD saya pernah memiliki harapan ingin mendapatkan peringkat 1 dan mendapatkan piala dalam perlombaan dan masih banyak lagi. SD saya yaitu SD Negeri 04 Pagi Jakarta utara(Sukapura). awalnya memang saya masih malas dan sering bermain . ketika kelas 2 semester 1 saya mendapatkan peringkat ke 9 dan semester 2 juga saya mendapatkan peringkat 9, mungkin karena saya lebih menyukai pelajaran matematika, dan nilai maematika saya juga lemayan bagus. ketika kelas 3 sampai kelas 6 saya tidak mendapatkan peringkat 10 besar, mungkin akibat dari saya tidak mendengarkan perintah orang tua saya untuk rajin belajar dan juga karena saya sering melawan orang tua. ketika SD saya juga jarang diberikan uang jajan tapi Alhamdulillah semakin lama saya justru mendapatkan uang jajan, dan bahkan terus meningkat, saya berfikir itu adalah akibat saya berusaha menjadi lebih baik dan juga memperbaiki pengetahuan agama saya.
Saya pernah juara ke 3 sebanya 2 kali dalam lomba tenis meja antar SD, lawannya yaitu SD Negeri 01 Pagi Jakarta Utara (Sukapura), SD Negeri 06 (sukapura) , SD Negeri 05 pagi (sukapura) bersebelahan dengan SD saya, dan ada lagi SD lainnya yang ikut lomba. piala yang saya dapat pada akhirnya taruh di SD saya , sebagai kenang -kenangan dari saya dan juga SD saya.
 Ketika lulusan SD saya memiliki harapan ingin masuk ke SMP favorit seperti SMP  30 Jakarta, SMP 231 Jakarta, namun Alhamdulillah tidak kesampaian. Pada akhirnya saya sekolah di MTs. YURJA (Yayasan Umdatur Rasikhien Jakarta). Di sekolah ini lah saya mengalami banyak perubahan , bahkan menurut saya merupakan perubahan drastis, oleh sebab itulah saya bersyukur saya masuk kesekolah ini walau awalnya saya maunya kesekolah yang lain. ketika kelas 7 atau 1 MTs, semester 1 saya medapatkan peringkat 3 dan semester 2 saya mendapatkan peringkat ke 2 di kelas 7-8 , walapun katanya kelas yang kurang baik karena banyak yang nakal dan nilainya juga kurang dibanding kelas lain, tapi karena itulah saya mau membuktikan bahwa tidak semua dikelas saya orangnya tidak baik dan nilainya kurang bagus, alhamdulillah perlahan-perlahan saya mengalami peningkatan , walaupun awalnya saya merasa banyak saingan. Saya juga termotivasi memasuki kelas unggulan karena ada teman SD saya , ketika kelas 8 saya memasuki kelas 8-2(kelas yang cukup baik). pas dikelas inilah saya mendapatkan peringkat ke 1 ketika semester 1 dan pada akhirnya saya dipindahkan kekelas 8-6 yang merupakan kelas unggulan, tapi ketika saya memasuki kelas unggulan ternyata temen saya sudah pindah kesekolah lain dan karena ini ,mungkin mengakibatkan peringkat saya turun. ketika semester 2 saya malah mendapat peringkat kalau ga salah belasan, mungkin juga karena saingannya pun banyak. ketika saya dikelas unggulan pun saya mengikuti kejuaran, kalau ga salah namanya summer camp yaitu tentang perkemahan yang dibuat dalam beberapa kelompok, namun terdapat perlombaan tentang matematika, seperti menyusun kata namun caranya harus menghitung dulu soal dalam setiap huruf yang berhubungan dengan matematika, ada juga menghitung ketinggian benda, hanya dengan melihat bayangannya dan banyak lagi. perlombaan ini diikuti berbagai sekolah se- Jakarta timur. Pada perlombaan ini saya kelompok saya tidak menang, tapi saya merasa bangga telah terpilih untuk mengikuti perlombaan tersebut dan menambah pengalaman saya dalam mengikuti perlombaan. ketika kelas 9 saya juga tidak mendapatkan peringkat 10 besar, mungkin karena saya makin malas dan juga kurang motivasi.
Ketika Ujian Nasional saya mendapatkan nilai rata-rata yang mendekati 7, tapi alhamdulillah saya mengerjakan dengan berusaha jujur dan tidak mencontek. pada akhirnya saya masuk  ke SMA Negeri 72 Jakarta Utara (Kelapa Gading) . ketika kelas X-1, kalau ga salah kata walikelas saya , saya  mendapat peringkat ke-1, sebenernya kalau dirapot ga ditulis peringkatnya. nah dikelas ini saya banyak memiliki teman yang baik, X-1 (SEPATU). ketika saya kelas XI IPA 2 saya mengikuti berbagai perlombaan seperti lomba Debat Pajak yang diadakan oleh STIAMI yang dikuti oleh SMA LABSHCOOL, SMA 83 JAKARTA, SMA 80 JAKARTA dan lain-lain. diperlombaan ini saya menjadi juara 3,  yang waktu itu dilaksanakan di kantor Derektorat Jendral Pajak .ketika kelas XI saya juga pernah mengikuti OLYMPIADE FISIKA, namun ketika baru ditingkat Jakarta Utara saya gagal. ketika kelas XI saya juga ikut dalam kegiatan JAKARTA STOP AIDS yang dilaksanakan dengan YCAB dan Uniliver. dalam kegiatan ini saya menjadi Duta JAKARTA STOP AIDS perwakilan dari sekolah saya, yang kemudian dari beberapa murid SMA dan SMP di Jakarta dikumpulkan untuk memberikan penyuluhan kepada orang disekitar terutama buat murid SMP dan SMA. ketika SMA saya juga mengikuti eskul KIR dan Mengikuti berbagai perlombaan Karya tulis dan lain-lain.
Ketika kelas XII IPA 2 saya sudah mulai jarang mengikuti lomba, soalnya mau Ujian Nasional. nilai Ujian Nasional saya digabung dengan nilai rapot , saya mendapatkan rata-rata kurang dari 7, tapi Alhadulillah saya mengerjakannya UN dengan berusaha jujur. saya tidak mendapatkan PMDK, dan tempat kuliah yang tadinya saya inginkan dan juga jurusan yang saya inginkan yaitu kedokteran. Alhamdulillahnya saya mendapatkan beasiswa dari sekolah perhotelan INTERNATIONAL dan juga beasiswa dari Universitas Gundarma. Pada akhirnya saya masuk ke Gunadarma dengan jurusan Teknik Elektro.
Di Universitas Gunadarma saya juga mengikuti berbagai kegiatan seperti UKM FAJRUL ISLAM, HIMPUNAN MAHASISWA/I TEKNIK ELEKTRO. Tapi sampai sekarang saya hanya aktif di UKM FAJRUL ISLAM. saya sudah keluar dari Himpunan yang waktu itu saya dibagian HUMAS. Di UKM FAJRUL ISLAM saya juga sering berpartisipasi dalam mengadakan kegiatan seminar , saya pernah jadi MC dan lain-lain. jabatan saya di UKM FAJRUL ISLAM yaitu sebagai Koordinator Ikhwan 2012 dan juga sebagai Koordinator PSDM di FAJRUL ISLAM  Kalimalang. banyak kegiatan yang bermanfaat yang diadakan dalam UKM ini, ketika PSPPT 2013 di Kalimalang dan Depok, saya pun menjadi PK untuk memberikan arahan kepada Mahasiswa Baru (MABA) untuk mengatur shalat dan mempromosikan UKM FAJRUL ISLAM dan juga shareing tentang perkuliahan.  Rencana saya dalam UKM ini saya pingin mengadakan Bakti sosial, itu salah satu harapan saya yang sudah cukup lama, sebelum masuk UKM ini.
Di Universitas Gunadarma ada yang namanya SARMAG (Sarjana Magister), dalam waktu kurang lebih 4 tahun kita bisa mendapatkan 2 gelar S1 dan S2 (Magister) dan juga ada program beasiswa prestasi. Untuk mendapatkannya IPK Ketika semester 1 dan 2 harus bagus, kira-kira diatas 3.5 dan tes Toefl 500 . Alhamdulillah IPK saya 3.62 tapi buat pengumaman dan tes buat SARMAG saya belum mendapatkan informasi, mungkin lagi diproses.
Rencana saya atau harapan saya selanjut mengikuti perlombaan baik Akademik Maupun Non akademik, seperti Lomba Robotika, Catur dan Lain-lain. saya berencana ingin Gabung dalam ROBOTIKA GUNADARMA yang berlokasi dari depok, walaupun jauh dari rumah.
Sekian sedikit Cerita dari Saya. intinya apabila kita sudah berusaha dan berdo'a, KITA HARUS YAKIN BAHWA APA YANG KITA INGINKAN AKAN TERCAPAI. sebenernya masih banyak keinginan saya yang belum tercapai tapi saya yakin ini masih proses dari mewujudkan cita-cita saya.

Soal dan Jawaban Test Glints Academy Career Exploration

Berikut beberapa contoh soal dasar tentang HTML dan CSS yang mungkin anda temui di Glints Career Exploration. Semoga Bermanfaat. Jawaba...